Showing posts with label fondant. Show all posts
Showing posts with label fondant. Show all posts

Wednesday, March 18, 2015

BOOK CAKE



Sebenarnya saya harus berterima kasih kepada sahabat saya, Oki, saat pertama kali membuat kue berbentuk buku ini. Berkat pesanan kue dari Oki-lah saya mendapat kesempatan untuk berkreasi membuat kue berbentuk buku dengan posisi terbuka.

Seperti biasa saya melakukan riset terlebih dulu dari desain hingga proses pembuatannya. Ternyata tak mudah. Meski bukan berarti tak bisa dikerjakan. Saya mulai berburu loyang yang sesuai ukuran untuk sebuah kue kotak berukuran 20x15 cm. Yang saya inginkan adalah supaya tak terlalu banyak adonan terbuang untuk menyesuaikan dengan bentuk buku terbuka yang saya kehendaki. Akhirnya saya memutuskan membuat dengan dua buah loyang brownie yang masing-masing berukuran 10x30 cm. Jika dipotong dua dan ditumpuk akan menghasilkan bentuk berukuran 10x15cm dengan tinggi 8 cm. Sempurna.

Saya memilih membuat kue beledu merah. Ehm sebenarnya yang benar itu beledu atau beludru ya? ;-) Red Velvet buatan saya ini memang laris manis baik di rumah maupun di antara pelanggan Klappieluvrs. Terutama karena krim yang terasa ringan karena tidak menggunakan krim keju.

Untuk pengerjaan akhir saya melapisi kue dengan fondant. Untuk tulisan di atas buku berhubung budget terbatas, saya memilih memadukan antara fondant dengan kertas edible yang ditulisi dengan tinta edible. Hasilnya memang masih sangat sederhana. Saya hanya menghias ukiran yang menunjukan lembaran-lembaran buku dengan menguaskan bubuk perak edible. Tapi saya cukup puas dengan hasilnya. Sayang berhubung selesainya malam, hasil foto pun seadanya.

Tapi berkat kue buku Oki dengan foto seadanya ini, pesanan kue berbentuk buku kemudian berdatangan. Kue buku ini dipesan untuk perayaan ulang tahun. Umumnya untuk mereka yang sudah berusia dewasa. Pesanan kedua datang untuk perayaan ulang tahun salah seorang pendeta, sehingga menyerupai bentuk Alkitab yang terbuka. Dilanjutkan dengan pesanan untuk seorang pegawai kantor pajak.

Saat Natal pun datang pesanan kue berbentuk buku dengan tema Natal dari salah seorang pelanggan. Menarik sekali berkreasi dengan kue berbentuk buku dengan beragam tema.

Kalau Anda berminat bisa menghubungi saya di 08892505753 baik sms atau whatsapp. Pengerjaan kue berbentuk buku ini tidak bisa dikerjskan dengan terburu-buru. Jadi pemesanan sebaiknya dilakukan seminggu lebih awal.

Terima kasih. Ditunggu lho pesanan Klappieluvrs.











posted from Bloggeroid

Monday, June 30, 2014

A Long and Winding Road to Wedding Proposal Cupcakes



Sepanjang hampir tiga tahun beralih profesi menjadi koki, membuat Klappertaart. Sebenarnya bukan kali pertama karya saya disertakan sebagai salah satu dari satu koleksi hantaran lamaran pernikahan.
Pertama kali adalah Klappertaart saya disertakan dalam hantaran lamaran seorang kenalan, Agnes. Yang kedua kalinya, Klappertaart saya dilibatkan dalam hantaran pernikahan untuk adik dari teman Multiply, Ahmad Mubarak dan sang istri Femmy.

Awal November tahun 2013 lalu untuk pertama kalinya saya mendapatkan pesanan cupcakes hantaran lamaran dari salah seorang tetangga, Brama. Saat itu saya langsung berusaha mencari referensi desain dekorasi cupcake. Mulai mencicil membeli peralatan membuat dekorasi dengan fondant. Sebagai pemula, saat itu saya masih terpengaruh dengan gaya dekorasi cakeshop lain yang cenderung ramai menurut penilaian saya sekarang. Dengan berjalannya waktu saya mulai menemukan gaya dekorasi sendiri. Rasanya tak percuma kuliah desain interior.

Dan itulah yang berusaha saya terapkan untuk wedding proposal cupcakes dari Rama & Devi. Saya berusaha mengurangi penggunaan fondant. Sebagai gantinya saya beralih menggunakan coklat warna. Selama kunjungan ke beberapa toko bahan kue, saya menemukan sejumlah cetakan coklat yang unik dan menurut saya cocok untuk konsep cupcake kali ini.

Untuk hantaran lamaran kali ini saya mengurangi penggunaan warna. Sebagai desainer, saya merasa penggunaan warna sebaiknya tak lebih dari dua. Warna putih tentu saya pilih sebagai warna dasar. Sementara warna merah jambu tentu saya pilih. Warna apalagi yang cocok mewakili rona cinta dalam sebuah momen seperti ini selain merah jambu. Warna merah darah menurut saya terlalu kuat jika bersanding dengan latar putih. Lagipula rona merah seperti itu sudah terwakili dengan jenis cake yang saya gunakan.

Untuk cake saya memilih menggunakan red velvet. Kelembutannya seakan mewakili rasa cinta dalam hati. Sementara untuk filling dan sebagian cake topper saya menggunakan cream cheese. Hiasan coklat berwarna pink yang saya pilih berbentuk hati yang tertusuk panah cinta Cupid, dewa cinta. Bentuk coklat lainnya bertuliskan "Be Mine" sebagai simbol lamaran. Bentuk lainnya bertuliskan "Hug Me". Apalah artinya cinta tanpa sebuah pelukan. Dan untuk menambahkan sisi humor yang mewakili pribadi sang pria, Rama, saya menambahkan coklat berbentuk bibir yang ranum bertuliskan "Kiss Me". Sebuah kecupan mesra tanda cinta di atas cupcake.
Saya mengaplikasikan sebuah karikatur Rama dan Devi yang dibuat oleh ilustrator Apri ke edible printing untuk topper salah satu cupcake. Seperti di atas kue penganten, kali ini saya mengaplikasikan dua hati menjadi satu dengan fondant diapit nama Rama dan Devi.

Begitulah kisah saya dengan wedding proposal cupcakes. Yang mau menikah, boleh kok menghubungi saya di 08892505753 atau 089637070353.


posted from Bloggeroid

Tuesday, June 3, 2014

The Journey of My First Wedding Cake (part 1)

Pertama mendengar tentang berita akan berlangsungnya pernikahan dari kedua teman saya, Rama & Devi sejak Januari 2014 saya ingin membuatkan wedding cake atau dessert table untuk mereka. Tapi tentu saya tidak bisa sesuka hati mengajukan diri dan memaksakan keinginan saya itu. Mereka tentu memiliki pilihan sendiri.

Akhirnya saya menawarkan untuk membuat cupcake untuk hantaran saat acara lamaran. Karena saya berpikir hantaran lamaran berupa cupcake tentu dapat diselipkan diantara sekian hantaran lainnya. Setidaknya the more the merrier, lebih banyak lebih meriah. Dan puji Tuhan, ternyata disetujui.





Sebenarnya saat membuat cupcake untuk lamaran, saya tidak melakukan konsultasi bagaimana keinginan Rama & Devi. Di satu sisi saya ingin membuat surprise bagi keduanya. Hal ini berarti kebebasan bagi saya untuk berkreasi. Tapi di sisi lain, saya juga kuatir kalau-kalau mereka tak menyukai hasil akhirnya.

Sebenarnya ini bukan pertama kali saya membuat kue untuk hantaran lamaran. Sebelumnya saya pernah tiga kali membuat kue untuk hantaran lamaran. Dua yang pertama berupa seloyang Klappertaart. Tentu tanpa hiasan yang cantik atau meriah. Yang ketiga berupa cupcake.



Pelajaran dari pertama kali membuat cupcake untuk hantaran lamaran, masih terlalu maskulin. Itulah yang saya berusaha hindari. Saya berusaha membuat kue yang lebih girly, lebih cantik. Yang terpikir adalah pinky thingies. Kemudian terlintas untuk membuat red velvet cake yang dimodifikasi menjadi strawberry supaya lebih pinky.

Tetapi bagaimana dengan dekorasi cupcakenya?
Di satu sisi saya bukan penggemar fondant, gula padat liat, yang biasa digunakan untuk membuat dekorasi kue. Saya juga bukan penggemar buttercream. Meski saya tetap harus menggunakan kedua bahan itu saat benar-benar dibutuhkan.

Tapi untuk cupcake hantaran lamaran Rama & Devi ini saya ingin mengajukan konsep perpaduan antara strawberry dan cheese. Sweet and savory. Manis dan asin. Supaya terjadi dinamika saat kita memasukannya ke dalam mulut. Lapisan tekstur lembut dari velvety cake, berganti dengan aroma manis strawberry berlanjut dengan gelombang halus dari cream cheese yang asin, bukan manis seperti pada umumnya.

Untuk dekorasi cupcake yang berupa tulisan saya menggunakan fondant. Demi mengimbangi tekstur fondant yang renyah, cupcake saya isi dengan cream cheese. Sementara untuk sisanya saya menggunakan white coklat yang diberi warna pink dan dicetak membentuk motif hati dan lainnya. Coklat pink ini akan diletakan sebagai topper cupcake di atas lapisan cream cheese.

Sabtu di sekitar awal Mei saya mengantarkan cupcake lamaran ini kepada Rama. Sungguh senang saat mengetahui jika mereka menyukainya.


posted from Bloggeroid