Showing posts with label Jajanan Pasar. Show all posts
Showing posts with label Jajanan Pasar. Show all posts
Monday, March 18, 2013
KOTAK JAJANAN UNTUK ACARA KANTOR
Dua orang teman yang bekerja sebagai pegawai di dua buah instansi berbeda beberapa waktu lalu mengungkapkan pernyataan yang senada tentang penganan saat perhelatan intern kantor diadakan seperti rapat atau pelatihan.
Beginilah kira-kira kicauan yang mereka sampaikan melalui twitter:
"pepiprapto: Kalau lagi meeting, sering banget terdistraksi sama menu makanan di depan mata. Gue nggak sendirian kan?"
"ricciadam: Food is the first thing that comes across my mind every time I hear "PKS". Btw this PKS stands for Pelatihan Kantor Sendiri."
Penganan saat acara intern kantor seperti rapat merupakan salah satu unsur yang menggairahkan para pesertanya. Bisa jadi disebabkan snack box atau lunch box yang ditunggu-tunggu adalah gratis serta memiliki menu yang berbeda. Rutinitas menu makan siang dari penjaja makanan sekitar lingkungan kantor tentu membawa sedikit kejenuhan tersendiri.
Karena itu menu snack box atau lunch box yang misterius memiliki kejutannya sendiri. Ditambah lagi gratis dari kantor menjadikan kotak penganan tersebut adalah salah satu hal yang ditunggu-tunggu saat acara intern kantor.
Klappertaart Online kini menyediakan paket snack box atau kotak jajanan untuk Anda yang memerlukan untuk rapat, pelatihan atau seminar yang diadakan kantor.
Menu yang kami tawarkan dalam menu snack box berangkat dari pemikiran konsep fine dining dipadukan dengan jajanan khas Manado versi halal. Dimana ada hidangan pembuka, yaitu Panada, roti goreng berisi olahan ikan cakalang (sejenis tongkol). Kemudian dilanjutkan dengan yang lebih berat, yaitu Lalampa. Sejenis lemper bakar, atau nasi bakar seperti yang lebih dulu dikenal. Isinya adalah beras yang telah diolah bersama santan dengan isian ikan cakalang dibalut dalam daun pisang yang kemudian dibakar di atas arang. Sungguh memberikan sensasi yang berbeda dari lemper atau nasi bakar yang selama ini dikenal. Sebagai penutup adalah Klappertaart, pudding fla berisi kelapa yang lembut membelai lidah. Diakhiri dengan penyegar dahaga kunyit asam segar yang membangkitkan semangat. Kotak jajanan kami akan memberikan sensasi beragam rasa dari gurih hingga legit dan asam yang menyegarkan.
Snack box kami dirancang sebagai sebuah harmoni yang memberikan pengalaman rasa lewat jajanan tradisional dalam kemasan yang modern sekaligus membangkitkan semangat menjalani aktivitas di kantor.
Untuk pemesanan hubungi kami, Klappertaart Online di 089637070353.
Labels:
ACMI,
Jajanan Pasar,
klapertart,
klappertaart,
kue manado,
kue tradisional,
kunyit asam,
lalampa,
panada,
snack box
Friday, January 25, 2013
Kue Lumpur
Bulan lalu gagal ikutan gelaran Aku Cinta Masakan Indonesia bertema tempe. Bulan ini berhubung dapat kesempatan dan bisa, meski keduluan dengan peserta lain yang membawa Klappertaart. Akhirnya saya bertugas membawa Kue Lumpur. Karena tema ACMI bulan ini adalah 30 Ikon Kuliner Nusantara. Selain Klappertaart tentunya ada Kue Lumpur yang lebih menyerupai Klappertaart versi kering karena sama-sama bisa diisi kelapa.
Bedanya kalau Klappertaart kering tidak menggunakan kentang seperti kue lumpur. Teksturnya juga lebih rapat dibandingkan klappertaart kering.
Cara membuatnya tidak sulit juga. Saya yang baru pertama membuatnya meski tidak bisa disebut sukses, namun lumayanlah. Resepnya sih saya pakai dari Bogasari, tapi dari percobaan pertama ini rasanya perlu ditambahkan porsi gulanya, garam, dan pandan serta vanili. Untuk pertama kali mencoba, rasanya porsi resep ini terlalu banyak, karena bisa menghasilkan 36-40 kue lumpur. Berikut adalah resep aslinya, yang menurut saya kurang manis, kurang gurih, dan kurang bercitarasa pandan serta vanilinya.
Bahan:
- 500 gr tepung terigu Segitiga Biru
- 250 gr kentang yang dikukus dan dihaluskan
- 850 ml santan cair
- 250 gr margarine yang dicairkan
- 4 butir telur ayam
- 250 gr gula pasir
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanili
- daging dari1 buah kelapa muda
- kismis secukupnya
Cara membuat Kue Lumpur :
1. Dalam wadah, campurkan telur, gula dan vanili lalu kocok hingga rata selama 10 menit.
2. Kemudian masukkan kentang dan aduk kembali hingga rata.
3. Jika sudah, campurkan terigu sedikit demi sedikit kedalam adonan sambil diaduk hingga rata.
4. Kemudian, tuang santan, garam, dan margarine cair lalu aduk kembali hingga rata.
5. Panaskan cetakan khusus kue lumpur dan olesi dengan margarin. 6. Setelah panas, tuang adonan dalam cetakan dan masak selama 1-2 menit.
7. Tambahkan kelapa muda dan kismis pada kue lumpur yang setengah matang dan masak kembali selama 2-3 menit atau hingga bagian atas kue sudah mulai padat.
8. Angkat, lalu sajikan.
Tips Membuat Kue Lumpur:
1. Saring adonan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam cetakan untuk menambah tekstur lembut pada kue.
2. Cetakan kue lumpur dapat diganti dengan cetakan cup cake dan dipanggang dalam durasi waktu yang sama.
Tips dari Om William Wongso:
1. Kentang bisa diganti labu, ubi atau tape.
2. Untuk hasil lebih mengembang adonan bisa didiamkan 2 jam (terfermentasi) sebelum dipanggang dalam oven.
Bedanya kalau Klappertaart kering tidak menggunakan kentang seperti kue lumpur. Teksturnya juga lebih rapat dibandingkan klappertaart kering.
Cara membuatnya tidak sulit juga. Saya yang baru pertama membuatnya meski tidak bisa disebut sukses, namun lumayanlah. Resepnya sih saya pakai dari Bogasari, tapi dari percobaan pertama ini rasanya perlu ditambahkan porsi gulanya, garam, dan pandan serta vanili. Untuk pertama kali mencoba, rasanya porsi resep ini terlalu banyak, karena bisa menghasilkan 36-40 kue lumpur. Berikut adalah resep aslinya, yang menurut saya kurang manis, kurang gurih, dan kurang bercitarasa pandan serta vanilinya.
Bahan:
- 500 gr tepung terigu Segitiga Biru
- 250 gr kentang yang dikukus dan dihaluskan
- 850 ml santan cair
- 250 gr margarine yang dicairkan
- 4 butir telur ayam
- 250 gr gula pasir
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanili
- daging dari1 buah kelapa muda
- kismis secukupnya
Cara membuat Kue Lumpur :
1. Dalam wadah, campurkan telur, gula dan vanili lalu kocok hingga rata selama 10 menit.
2. Kemudian masukkan kentang dan aduk kembali hingga rata.
3. Jika sudah, campurkan terigu sedikit demi sedikit kedalam adonan sambil diaduk hingga rata.
4. Kemudian, tuang santan, garam, dan margarine cair lalu aduk kembali hingga rata.
5. Panaskan cetakan khusus kue lumpur dan olesi dengan margarin. 6. Setelah panas, tuang adonan dalam cetakan dan masak selama 1-2 menit.
7. Tambahkan kelapa muda dan kismis pada kue lumpur yang setengah matang dan masak kembali selama 2-3 menit atau hingga bagian atas kue sudah mulai padat.
8. Angkat, lalu sajikan.
Tips Membuat Kue Lumpur:
1. Saring adonan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam cetakan untuk menambah tekstur lembut pada kue.
2. Cetakan kue lumpur dapat diganti dengan cetakan cup cake dan dipanggang dalam durasi waktu yang sama.
Tips dari Om William Wongso:
1. Kentang bisa diganti labu, ubi atau tape.
2. Untuk hasil lebih mengembang adonan bisa didiamkan 2 jam (terfermentasi) sebelum dipanggang dalam oven.
Labels:
ACMI,
Jajanan Pasar,
klappertaart,
Kue Lumpur,
William Wongso
Subscribe to:
Posts (Atom)